Sesungguhnya ketika kita sudah berkomitmen untuk menikah/berumahtangga siap lahir &batin, adalah siap berjuang untuk selalu sehat (terutama wanita).

Mulai dari mempersiapkan diri untuk hamil, menyusui, mendidik, membesarkan anak, hingga kemudian hamil lagi…harus selalu sehat.

Misalkan saja, soal infeksi virus yang dapat ditularkan binatang. Kehamilan sekarang mungkin tidak akan langsung terganggu walau kita dekat dengan binatang tersebut.

Namun di waktu yang akan datang, si virus beresiko infeksi untuk kehamilan selanjutnya. Apalagi kalau daya tahan tubuh si bunda menurun alias kurang sehat.

Itu berarti, selama kita masih mau hamil dan punya keturunan (yang sehat), selama itu juga kita harus menjaga jarak bahkan menghindar dari si binatang tadi.

Itu hanya salah satu contoh. Virus/penyakit apapun juga sebenarnya rentan terkena pada ibu hamil apalagi kalau yang kurang sehat. Hal ini pun berlaku juga untuk laki2.

Wanita lebih berat dalam berjuang untuk selalu selalu sehat.namun laki2 pun punya porsi berat yang berbeda ketika sudah berkomitmen untuk berumahtangga.

Perjuangan berat wanita yang hamil; nyeri pundak punggung pinggang paha perut, sesak nafas, dsbnya selama 9 bulan, sampai begitu sakitnya melahirkan anak ke dunia…. Tidak selesai sampai di situ saja. Perjalan masih panjang untuk selalu sehat.

Dan semua jerih payah itu tentu ada hasilnya, sudah dijanjikan oleh Allah yang Maha Adil. Satu titik pun tidak ada yang sia2. Kita hanya perlu menikmati setiap prosesnya.

Diiringi dengan doa, jalani setiap detiknya dengan selalu sehat dan semangat.

Karena yakinlah, Allah sudah mengatur sedemikian rupa setiap jalan hidup kita. Yang terbaik.

Iklan